Senin, 20 Desember 2021

Business Models Canvas (BMC)



Opening (Pembukaan)

Assalamu'alaikum Warahma'tullahi Wabarakatuh, Hallo semua, Salam kenal!!

 Haii teman-teman pada kesempatan ini saya akan menyampaikan sebuah artikel yang berjudul Business Models Canva atau dapat disingkat dengan sebutan BMC. Bisnis model kanva ini dapat digunakan dalam sebuah bisnis maupun usaha kita dalam mengembangkan dan menggambarkan konsep model bisnis dan juga merupakan sebuah kebijakan strategi dalam berbisnis. 

Bisnis model kanva ini juga dapat menggambarkan cara mewujudkan tujuan bagi para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

Penjelasan Business Model Canvas (BMC)

 Pada sebuah buku yang berjudul Business Model Generation, Osterwalder dan Pigneur seorang tokoh bisnis dia membuat suatu kerangka model bisnis yang berbentuk sebuah gambar kanvas dan terdiri dari sembilan kotak (blok) yang berisikan elemen-elemen yang saling berkaitan dalam sebuah bisnis.

 Osterwalder dan Pigneur berpendapat (2010), model bisnis kanvas adalah sebuah model bisnis yang menggambarkan dasar sebuah pemikiran tentang bagaimana sebuah organisasi atau perusahaan menciptakan, menyerahkan dan menangkap nilai.

 Model bisnis kanvas ini dapat digambarkan melalui sembilan blok bagunan dasar yang menunjukan logika bagaimana sebuah perusahaan ataupun bisnis bermaksud untuk menghasilkan uang. Dalam sembilan blok ini mencakup empat bidang utama dalam bisnis yaitu diantaranya pelanggan, penawaran, infrastuktur, dan kelayakan keuangan.

 Model bisnis kanva ini merupakan cara memudahkan kita dalam mengelolah suatu bisnis yang akan kita inginkan. Adapun langkah-langkah menyusun  model bisnis kanva adalah sebagai berikut 

 

Dalam menggunakan stategi bisnis model kanva, dapat memudahkan saya dalam mengembangkan suatu usaha dengan baik dan struktur. Pada kesempatan ini saya menggunakan Business Model Kanva dengan usaha yang akan saya pilih yaitu usaha baju koko dan gamis muslim. Saya akan melakukan dan mengelolah bisnis yang saya pilih dengan menerapkan sembilan blok tersebut.

Langkah-langkah dalam menyusun Business Model Kanva, sebagai berikut : 

A. Menetapkan Costomer Segments

 Blok bangunan atau keponen yang menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau atau dilayani oleh perusahaan. Dan perusahaan dapat mengelompokkan mereka ke dalam segemen-segmen berbeda berdasarkan kesamaan kebutuhan, perilaku, atau atribut lainnya. Bisnis tersebut dapat merancang sebuah model bisnisa dengan hati-hati dan dengan pemahaman yang kuat tentang kebutuhan atas spesifik kepada pelanggan tersebut. 

Ada beberapa jenis segmen yang berbeda pada Costomer Segments. diantaranya :

 1.) Pasar Terbuka (Mass Market)

 Model bisnis ini yang berfokus pada pasar terbuka tidak membedakan antara Segmen-segmen Pelanggan yang berbeda. Proposisi Nilai, Channel Distribusi, dan Hubungan Pelanggan berfokus pada satu kelompok besar, dengan kebutuhan dan masalah yang hampir sama. Model bisnis jenis ini sering ditemukan dalam sektor elektronik.

2.) Pasar Cerukan (Niche Market) 

 Model bisnis ini yang menargetkan Segemen Pelanggan-Pelanggannya yang spesifik dan terspesialisasi. Proposisi Nilai, Channel, dan Hubungan Pelanggan dibuat khusus untuk kebutuhan spesifikasi pasar khusus. Model bisnis semacam ini banyak ditemukan dalam hubungan pemasok-pembeli.

3.) Tersegmentasi (Segmented)

 Model bisnis ini yang membedakan segmen pasar dari kebutuhan dan masalahnya masing-masing. Kondisi ini mempengaruhi blok bangunan yang berlainan pula dari model bisnis Credit Suisse, seperti Proposisi Nilai, Channel Distribusi, Hubungan Pelanggan, dan Arus Pendapatan., yang mengkhususkan diri menyediakan layanan outsourcing perancangan mikromekania dan solusi-solusi pabrik. Perusahaan ini melayani tiga Segmen Pelanggan yang berbeda seperti, industri jam tangan, industri medis, dan sektor industri otomasi, dimana menawarkan Proposisi Nilai yang berbeda untuk masing-masing segmen.  

4.) Terdiversifikasi (Diversified)

 Model bisnis ini merupakan pelanggan terdiversifikasi melayani dua Segmen Pelanggan yang tidak terkait terkait satu sama lain dengan kebutuhan dan masalah yang sangat berbeda. memutuskan untuk mendiversifikasi bisnis ritelnya dengan menjual layanan "komputasi awan“ (ruang penyimpanan online dan penggunaan server sesuai permintaan). Dengan demikian, perusahaan ini mulai melayani Segmen Pelanggan yang benar-benar berbeda, yaitu Perusahaan web, dengan perbedaan Proposisi Nilai yang sangat berbeda.

5.) Platform banyak sisi / Pasar banyak sisi (Multi-sided paltform/markets) 

 Model bisnis ini melayani dua atau lebih Segmen pelanggan yang saling bergantungan satu sama lain. Demikian pula, sebuah perusahaan yang menawarkan surat kabar gratis membutuhkan banyak pembaca untuk penarik pemasang iklan. Di sisi lain, perusahaan tersebut juga memerlukan pemasang iklan untuk membiayai produksi dan distribusinya. Kedua segmen tersebut dibutuhkan untuk membuat model bisnis berfungsi dengan baik dan efektif.

Berdsarkan jenis Customer segments tersebut saya memilih Pasar Cerukan (Niche Market). Karena pada jenis Pasar cerukan menargetkan segmen pelanggan-pelanggannya yang spesifik dan terspesialisasi. 

Sebab-sebab alasan saya memilih Pasar Cerukan (Niche Market), diantaranya :

  1. Menargetkan pelanggan yang beragama muslim. karena baju koko dan gamis muslim merupakan pakai dalam beribadah maupun juga dapat digunakan dalam kegiatan keseharian.
  2. Menargetkan pelanggan laki-laki muda, orang tua. kaena yang saya ingin perjual belikan baju koko dan gamis muslim hanya untuk kalangan laki-laki yang muda sampai yang tua.

 

B. Menetapkan Value Propositions 

 Blok bangunan yang menggambarkan gabungan antara produk dan layanan yang menciptakan nilai unggul untuk segmen pelanggan yang spesifik. Proposi Nilai dapat memecahkan masalah pelanggan atau memuasakan kebutuhan pelanggan. Setiap Proposisi Nilai berisi gabungan produk dan jasa tertentu yang melayani kebutuhan Segmen Pelanggan spesifik. Dalam hal ini, Proporsi nilai merupakan kesatuan, atau gabungan manfaat-manfaat yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggan. 

Nilai dapat bersifat kuantitatif (misalnya harga dan kecepatan layanan) atau kualitatif (misalnya desain dan pengalaman pelanggan). Proposisi Nilai menciptakan nilai untuk Segmen Pelanggan melalui elemen-elemen berbeda yang melayani kebutuhan-kebutuhan segmen tersebut. 

Ada beberapa jenis segmen yang berbeda pada Value Propositions. diantaranya :

1.) Kebaharuan (Newness)

  Proposisi Nilai ini memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan yang belum pernah mereka terima sebelumnya. 

2.) Kinerja (Performance)

 Proposi nilai ini meningkatkan kinerja produk atau layanan merupakan cara umum untuk menciptakan nilai. 

3.) Kustominasi (Customization)

 Proposi nilai ini menyesuikan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan spesifik pelanggan individu atau Segmen Pelanggan juga menciptakan nilai. Pendekatan ini memungkinkan untuk meyesuaikan produk dan layanan sesuai dengan keinginan konsumen dengan tetap memperhatikan skala ekonomi. 

 4.) Menyelesaikan Pekerjaan (Getting the job done)

 Proposi nilai ini dapat diciptakan dengan membantu pelanggan menyelesaikan pekerjaannya. Perusahaan melakukan kerja sama pada perusahaan yang sesuai bidangnya tersebut.

5.) Desain (Design) 

 Proposi nilai ini berfokus pada Desain adalah elemen penting tetapi sulit untuk diukur. Suatu produk mungkin menonjol karena keunggulannya desain. desain dapat menjadi hal yang sangat penting bagian dari Proposisi Nilai.

6.) Merek/Status (Brand/Status) 

 Proposi nilai ini berfokus pada Pelanggan dapat menemukan nilai dalam sebuah tindakan yang sederhana karena menggunakan atau menampilkan merek tertentu.

7.) Harga (Price)

 Proposi ini Menawarkan nilai yang sama pada harga yang lebih rendah sering digunakan untuk memuasakan kebutuhan Segmen Pelanggan yang sensitive terhadap harga. Akan tetapi Proposisi Nilai harga murah memiliki implikasi penting untuk semua bisnis.

8.) Pengurangan Biaya (Cost Reduction) 

 Proposi ini Membantu pelanggan mengurangi biaya merupakan cara penting untuk menciptakan nilai.

9.) Penguran Resiko (Risk reduction)

 Proposi ini pelanggan menghargai pengurangan risiko yang ditimbulkan saat membeli produk atau jasa.

 10.) Kemampuan dalam mengakses (Accessibility)

 Proposi ini menyediakan produk atau jasa bagi pelanggan yang sebelumnya sulit mengakses produk atau jasa tersebut, merupakan cara untuk menciptakan nilai. Produk atau jasa ini bisa dihasilkan dari inovasi model, teknologi baru, atau kombinasi keduanya.

11.)  Kenyamanan/kegunaan (Convenice/usability)

 Proposi ini menjadikan segala sesuatunya lebih nyaman dan lebih mudah digunakan dapat menciptakan nilai yang sangat berarti.

Berdsarkan jenis Value Propositions tersebut saya memilih Design (Desain). Karena pada jenis segmen Design (disain) merupakan keunggulan dalam menonjolkan suatu produk pada bidang baju.

Alasan saya memilih disain, saya akan mendisain produk baju koko dan gamis muslim saya dengan model yang kekinian dengan menambahkan disain motif pada baju koko dan gamisnya sehingga terlihat keren dipakai pada anak muda maupun orang tua dan dapat dipakai pada kegiatan sehari-hari.


C. Menetapkan Channels 

 Blok bagunan channels menggambarkan bagaimana sebuah perusahan berkomunikasi dengan segmen pelangganya dan menjangkau mereka untuk mewujudkan propsisi nilai. Channel komunikasi, distribusi dan penjualan merupakan penghubung antara perusahaan dengan pelanggan. Channel merupakan titik temu yang memainkan peran penting terhadap layanan pelanggan.

Ada beberapa jenis fungsi channel, diantaranya :

  • Meningkatkan kesadaran di antara pelanggan terkait produk dan layanan perusahaan.
  • Membantu pelanggan mengevaluasi Proposi Nilai perusahaan.
  • Memungkinkan pelanggan membeli produk dan jasa yang spesifik.
  • Menyampaikan Proposisi Nilai kepada pelanggan.
  • Memberikan dukungan purnajual kepada pelanggan.

 Channel dibagi menjadi dua yaitu antara Channel langsung dan tidak langsung, serta antara Channel yang kita miliki dan Channel yang dimiliki mitra.

Channels merupakan panduan yang tepat untuk memenuhi bagaimana pelanggan ingin dijangkau sangat penting dalam membawa Proposisi Nilai ke pasar. Sebuah organisasi dapat memilih anatara menjangkau pelanggan melalui Channel sendiri, melalui Channel mitra, atau melalui paduan keduanya. 

 Channel sendiri dapat bekerja secara langsung, seperti tenaga penjualan internal (in-house) atau situs Web, ataupun dapat juga secara tidak langsung, seperti toko ritel yang dimiliki atau dijalankan oleh sebuah organisasi. Channel Mitra bersifat tidak langsung dan terdiri dari berbagai macam pilihan, seperti distribusi penjualan dalam jumlah besar (grosir), ritel, atau situs Web.

 Dapat disimpulkan bahwa channel yang tepat antara berbagai jenis Channel, dan mengintegrasikannya dengan tujuan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang hebat dan untuk memaksimalkan pendapatan.

Berdasarkan jenis Channels saya akan memanfaatkan channel langsung maupun channel tidak langsung dalam memasarkan produk saya tersebut. karena channels ini merupakan penghubung anatara perusahaan dan pelanggan.

Alasan saya di zaman milenial atau di zaman tehnologi, kita harus banyak memanfaatkan tempat yang menarik dan dapat dijangkau seseorang dalam membeli produk kita dan kita dapat juga memanfaatkan Channel mitra atau media sosial, seperti seperti Shoppe, Lazada, Bli-bli dan lainnya.

 

D. Menetapkan Customer Relation

 Blok bangunan hubungan ini menggambarkan berbagi jenis hubungan yang dibangun perusahaan bersama segmen pelanggan yang spesifik. Hubungan dapat bervariasi, mulai dari yang bersifat pribadi sampai hubungan secara otomatis.

 Ada beberapa dorongan dengam motivasi pada Customer Relation, diantaranya :

 1.) Akuisisi (mendapatkan) pelanggan.

 2.)  Retensi (mempertahankan) pelanggan.

 3.)  Peningkatan penjualan (upselling)

 Ada beberapa kategori Hubungan Pelanggan, diantaranya :

1.) Bantuan Personal (Personal Assistance) 

 Proposi hubungan ini didasarkan pada interaksi antar manusia. Pelanggan dapat berkomunikasi dengan petugas pelayanan pelanggan untuk mendapatkan bantuan selama proses penjualan atau setelah pembelian selesai. Komunikasi ini dapat dilakukan di lokasi penjualan (point of sale), melalui call-center, melalui email, atau melalui cara lainnya.

2.) Bantuan Personal Khusus (Dedicated personal assistance)

 Proposi hubungan jenis ini, perusahaan menungaskan petugas pelayanan pelanggan yang khusus diperuntukan bagi klien individu. Jenis hubungan ini paling dalam dan paling intim, dan biasanya dikembang dalam jangka panjang.

3.) Swalayan (Self-service)

 Proposi pada jenis hubungan ini, perusahaan tidak melakukan hubungan langsung dengan pelanggan, tetapi menyediakan semua sarana yang diperlukan pelanggan agar dapat membantu dirinya sendiri.

4.) Layanan otomatis (Automated services) 

 Proposi pada hubungan jenis ini mencampurkan bentuk layanan mandiri yang lebih canggih dengan proses otomatis. Pelayanan otomatis dapat mengenali pelangganan individu dan karakteristiknya, dan menawarkan informasi yang terkait dengan pesanan atau transaksi. Hal tebaiknya, layanan otomatis dapat menikatkan hubungan personal, misalnya merekomendasikan buku atau film.

 5.) Komunitas (Communities) 

 Proposi pada hubungan jenis ini memanfaatkan komunitas pengguna untuk lebih terlibat dengan pelanggan/prospek dan memfasilitasi hubungan antara anggota komunitas.

6.) Kokreasi (Co-creation)

 Proposi pada hubungan jenis ini melakukan lebih dari hubungan konvensional pelanggan-vendor untuk menciptakan nilai bersama dengan pelanggan.

Berdasarkan jenis Customer Relation saya memilih Bantuan Personal (Personal Assistance) karena dalam melakukan proses penjualan dilakukan dengan berkomunikasi dengan petugas pelayanan pelanggan untuk mendapatkan bantuan selama proses penjualan.

Alasan saya karena kita berjualan di tempat dan di media sosial, kita melakukan interaksi atau komunikasi dengan pelanggan dalam peoses penjualan barang an yang pelanggan inginkan, sesuai dengan keinginan pelanggan tersebut. 

 

E. Menetapkan Reveneu Streams 

 Blok bangunan arus pendapatan menggambarkan uang tunai yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing segmen pelanggan. Masing-masing Arus Pendapatan mungkin memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda, seperti daftar harga tetap Penawaran, pelelangan, keberngantungan pasar pasar, kebergantungan volume, atau manajemen hasil. 

           Ada beber apa cara untuk membangun arus pendapatan, diantaranya : 

1.) Penjualan Aset (Asset-sale)

  Arus Pendapatan yang paling luas berasal dari penjual hak kepemilikan atas produk fisik.

2.) Biaya Penggunaan (Usage fee)

 Arus Pendapatan dihasilkan dari penggunaan layanan tertentu. Semakin banyak layanan yang digunakan, semakin banyak pelanggan membayar.

3.) Biaya Berlangganan (Subcription fees)

 Arus Pendapatan dihasilkan dari penjual akses yang terus menerus atas suatu layanan.

 4.) Pinjaman/Penyewaan/Leasing (Leding/Penyewaan/leasing)

 Arus Pendapatan tercipta karena memberi seseorang hak eksklusif sementara untuk menggunakan aset tertentu sebagai ganti atas biaya yang ditarik. Untuk yang meminjamankan, cara seperti ini memberikan keuntungan dalam pengembalian pendapatan. Disisi lain, penyewa menikmati keuntungan karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya penuh atas kepemilikan.

5.) Lisensi (Licensing)

 Arus Pendapatan ini muncul karena memberikan izin kepada pelanggan untuk menggunakan property intelektual terproteksi sebagai pertukaran atas biaya lisensi. Lisensi memungkinkan pemegang hak untuk menghasilkan pendapatan dari properti mereka tanpa harus memproduksi atau mengkomersialkan suatu layanan.

 6.) Biaya Komisi (Brokerage fees)

 Arus Pendapatan ini bersumber dari layanan perantara yang dilakukan atas nama dua pihak atau lebih. 

7.) Periklanan (Adverstih)

 Arus Pendapatan ini dihasilkan dari biaya iklan produk, layanan, atau merek tertentu. Biasanya industri media dan event organizer sangat berngantung dari iklan.

 Masing-masing Arus Pendapatan memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Jenis mekanisme penetapan harga yang dipilih dapat membedakan pendapatan yang dihasilkan. Ada dua jenis utama mekanisme penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis. 

Ada dua jenis utama mekanisme penetapan harga, yaitu :

1.) Harga Tetap Harga 

Harga yang ditetapkan sesuai dengan variabel tetap. 

Harga Tetap Harga dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya :

- Daftra Harga 

- Berdasarkan Atribut Produk

- Berdasarkan segmen Pasar 

- Berdasarkan Volume

2.) Harga Dinamis 

Harga berubah sesuai dengan kondisi pasar.

Harga Dinamis dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya : 

- Negosiasi

- Yield Management

- Real Time Market

- Lelang 

Berdasarkan Jenis Revenue Streams saya memilih Biaya Pengguna (Usage Feees) karena Semakin banyak layanan yang digunakan, semakin banyak pelanggan membayar.

Alasan saya menggunakan layanan tersebut karena pada penjualan produk yang pelanggan pesan, maka semakin tambah banyak juga arus pendapatannya.

Dalam menetapkan harga, saya memilih Harga Tetap Harga. Pada bagian Berdasarkan Atribut Produk. karena harga yang dijual pada produk tersebut berdsarkan kualitas bahan dan motif  pada produk tersebut.

 

F. Menetapkan Key Resources

 Blok bangunan sumber daya utama menggambarkan asset-asset terpenting yang diperlukan agar sebuah model bisnis dapat berfungsi dengan baik. Sumber daya ini memungkinkan perusahaan untuk menciptakan dan menawarkan Proposisi Nilai, menjangaku pasar, memelihara hubungan dengan Segmen Pelanggan, dan memperoleh pendapatan.

 Ada beberapa sumber daya utama, diantaranya : 

1.) Fisik (Physical) 

 Proposi nilai kategori ini mencakup aset fisik seperti fasilitas pabrikan, bangunan, kendaraan, mesin, sistem, sistem point-of-sales, dan Channels.

2.) Intelektual (Intellectual)

 Proposi ini sumber daya intelektual seperti merek, pengetahuan yang dilindungi, paten dan hak cipta, kemitraan, dan database pelanggan merupakan komponen-komponen yang semakin penting dari model bisnis yang kuat. Sumber daya intelektual sulit untuk dikembangkan, tetapi jika berhasil, akan memberikan nilai yang sangat berarti.

3.) Manusia (Human) 

 Proposi ini setiap perusahaan membutuhkan sumber daya manusia, tetapi orangorang sangat menonjol dalam model bisnis tertentu. Sebagai contoh, sumber daya manusia sangat penting dalam industri kreatif dan padat pengetahuan.

4.) Keuangan (Financial) 

 Proposi ini merupakan model bisnis membutuhkan sumber daya keuangan dan/atau jaminan keuangan, seperti uang tunai, kredit, atau opsi saham untuk merekrut karyawan utama.

Berdasarkan Key Resources saya memilih Intelektual (Intellectual) karena sumber daya intelektual pada merek dan database pelanggan merupakan komponen-komponen yang semakin penting dari model bisnis yang kuat.

Alasan saya memeilih jenis tersebut karena ingnin merencanakan dan mengembangkan produk baju koko dan gamis saya membangun model bisnis yang disain motif dan bentuk baju yang konusem itu tertarik dan mengandalkan merek baju kita dalam kegiatan keagamaan maupun kegiatan sehari-hari.

 

G. Menetapkan Key Activities

 Blok bangunan aktivitas kunci mengambarkan hal-hal terpenting yang harus dilakukan perusahaan agar model bisnisnya dapat berkerja. Setiap model bisnis membutuhkan sejumlah Aktivitas Kunci, yaitu tindakan-tindakan terpenting yang harus diambil perusahaan agar dapat beroperasi dengan baik. Seperti halnya Sumber Daya Utama, Aktifitas-aktifitas Kunci juga diperlukan untuk menciptakan dan memberikan Proposi Nilai, menjangkau pasar, mempertahankan Pelanggan, dan memperoleh pendapatan.

Ada beberapa aktivitas-aktivitas kunci yang dikatagorikan, diantaranya : 

 1.) Produksi (Physical)

 Proposi Aktivitas ini terkait denga perancangan, pembuatan, dan penyampaian produk dalam jumlah besar dan/atau kualitas unggul. Aktivitas produksi mendominasi model bisnis perusahaan-perusahaan manufaktur.

2.) Pemecah Masalah (Problem Solving)

 Proposi ini merupakan Aktivitas-aktivitas Kunci jenis jenis ini terkait dengan penawaran solusi baru untuk masalah-masalah pelanggan individu. Model bisnis organisasi ini membutuhkan aktivitas-aktivitas seperti manajemen pengetahuan dan pelatihan berkelanjutan

 3.) Platform/Jaringan (Platform/network)

 Proposi Model bisnis yang dirancang dengan platform sebagai Sumber Daya Utama didominasi oleh platform atau Aktivitas Kunci yang terkait dengan jaringan. Aktivitas Kunci dalam kategori ini terkait dengan manajemen platform, ketentuan layanan, dan promosi platform. 

Berdasarkan jenis Key Activities ini saya memilih Pemecah masalah (Problem solving), karena terkait dengan penawaran solusi baru untuk masalah-masalah pelanggan individu.

Alasan saya memilih jenis ini karena saya butuh masukan atau solusi masukan dari pelanggan saya mengenai produk bahannya, motifnya, modelnya. jika ada yang kurang dan dapet feedback dari pelanggan maka saya akan berusaha menciptakan bahan atau produk yang lebih baik lagi.

 

H. Menetapkan Key Partnerships

 Blok bangunan kemitraan utama menggambarkan jaringan pemasok dan mitra yang membuat model bisnis dapat berkerja. Perusahaan membentuk kemitraan karena berbagai alasan, dan kemitraan menjadi landasan dari berbagai model bisnis. Perusahaan menciptakan untuk mengoptimalkan model bisnis, mengurangi risiko, atau memperoleh sumber daya mereka.

Empat jenis kemitraan utama :

  1. Aliansi stategi antara non-pesaing.
  2. Coopetition kemitraan stretegis antara pesaing. 
  3. Usaha patungan untuk mengembangkan bisnis baru.
  4. Hubungan pembeli-pemasok untuk menjamin pasokan yang selalu tersedia sesuai kebutuhan.

 Ada beberapa pendekatan motivasi dalam membangun kemitraan, diantaranya :

1.) Optimisasi dan skala ekonomi ( Optimization and economy of scale)

 Proposi ini merupakan bentuk paling dasar dari kemitraan atau hubungan antara pembeli-pemasok dirancang untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya dan aktivitas. Optimalisasi dan skala ekonomi kemitraan biasanya dibuat untuk mengurangi biaya, dan itu sering kali melibatkan outsourcing atau pemanfaatan infrastuktur bersama.

2.) Pengurangan resiko dan ketidakpastian (Reduction of risk and uncertainty)

 Proposi ini merupakan kemitraan dapat membantu mengurangi risiko dalam persaingan yang becirikan ketidakpastian. Bukan sesuatu yang tidak biasa bagi pesaing untuk membentuk aliansi strategis dalam satu area dan tetap bersaing di area lainnya. 

3.) Akuisisi sumber daya dan aktivitas tertentu (Acquisition of particular resources and activities)

 Proposi ini hanya sedikit perusahaan yang memiliki semua sumber daya atau melakukan semua aktivitas yang digambarkan oleh model bisnisnya. Kebanyakan mereka lebih suka memperluas kemampuan dengan mengandalkan perusahaan lain untuk melengkapi sumber dayanya atau melakukan aktivitas tertentu.

Berdasarkan jenis Key Partnerships saya memilih  Akusisi sumber daya dan aktivitas terntentu (Acquisition of particular resources and activities). karena berjtujuan untuk memperluas kemampuan dengan mengandalkan perusahaan lain untuk melengkapi sumber dayanya atau melakukan aktivitas tertentu.

Alasan saya karena fokus saya adalah memeperluas produk baju koko dan gamis saya dengan berkerjasam dengan ustadz yang sudah punya nama di masyarakat, dengan merekomendasikan ustadz tersebut memakai produk bajukoko atau gamis muslim dari produk usaha saya dan mampu juga berkeja sama dengan iklan pada media sosial.. 


I. Menetapkan Cost Structure

 Struktur biaya menggambarkan semua biaya yang dikelurkan untuk mengoperasikan model bisnis. Blok bangunan ini menjelaskan biaya terpenting yang muncul ketika mengoperasikan model bisnis tertentu. Menciptakan dan memberikan nilai, mempertahankan Hubungan Pelanggan, dan menghasilkan Pendapatan, menyebabkan timbulnya biaya.

 Struktur Biaya model bisnis dibedakan dalam dua kelas, yakni yang terpacu-biaya (costdriven) dan terpacu-nilai (value-driven), sebagai berikut : 

1.) Terpacu-biaya (Cost-driven)

 Model bisnis ini terpacu-biaya berfokus pada peminimalan biaya. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan dan mempertahankan Struktur Biaya seramping mungkin, menggunakan Proposisi Nilai dengan harga rendah, otomatisasi maksimum, dan outsourcing secara ekstensif.

2.) Terpacu-nilai (Value-driven) 

 Model bisnis ini perusahaan kurang peduli terhadap implikasi biaya desain model bisnis tertentu, dan berfokus pada penciptaan nilai. Proposisi Nilai Perium dan layanan pribadi, biasanya menjadi ciri utama dari model bisnis yang terpacu-nilai.

Beberapa karakteristik dari struktur biaya, diantaranya :

1.) BiayaTtetap (Fixed costs) 

 Biaya-biaya yang tetap sama meskipun volume barang atau jasa yang dihasilkan berbeda. Contohnya : gaji, uang sewa, dan fasilitas fisik pabrik, memiliki proporsi biaya tetap yang tinggi.

2.) Biaya Variabel (Variabel costs)

 Biaya-biaya yang berubah secara proporsional sesuai dengan volume barang atau jasa yang dihasilkan.

3.) Biaya Ekonomi (Economies of scale)

 Pada biaya skala ekonomi ini merupakan keunggulan biaya yang dinikmati suatu bisnis karena produksinya bertambah atau berkembang. Perusahaan yang lebih besar misalnya, mendapatkan manfaat dari rata-rata harga pembelian yang lebih rendah karena membeli dengan jumlah yang lebih besar.

 4.) Biaya Variabel (Variabel costs)

 Pada biaya ini memiliki keunggulan biaya yang dinikmati karena lingkungan atau area bisnis lebih besar. Pada perusahaan-perusahaan besar misalnya, aktifitas pemasaran atau saluran distribusi yang sama dapat mendukung beberapa produk atau jasa sekaligus.

Berdasarkan jenis Cost Structure, pada model dan statuktur biaya bisnis. Saya memilih Terpacu Nilai (Value-drive). karena  saya ingin memberikan produk dan kualitas yang terbaik untuk pelanggan pada bisnis saya. 

Berdasarkan karakteristik dan struktur biaya, saya memilih Skala Ekonomis (Economies of scale). karena keunggulan biaya yang dinikmati suatu bisnis karena produksinya bertambah atau berkembang. 

Alasan saya karena saat produk saya ini disukai masyarakat, berkembang dan bertambah peminatnya. maka biayanya akan saya naikan karena tingginya tingkat pembelian.


Gambar Business Modal Canvas  (BMC)


 Ini saja yang bisa saya sampai pengertian Business Modal Canvas (BMC) sampai saya terapkan dalam rencana bisnis saya, semoga bermanfaat untuk saya pribadi mauppu untuk teman-teman yang membaca, Terima Kasih.

Wassalamualai'kumussallam WarahmatullahiWabarakatuh. 

Senin, 29 November 2021

Analisa SWOT

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, salam kenal semua!


Perkenalkan nama saya Ridho Ari Indiarto mahasiswa fakultas Psikologi. Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan artikel yang bertema tentang analisa SWOT. Tujuan dari saya buat artikel ini merupakan sebagai tugas mata kuliah kewirausahaan saya dan sebagai pengetahuan tentang analisa SWOT pada perusahaan, bisnis dalam mengindentifikasi stategi pada suatau perusahaan.

 

Pengertian Analisis SWOT 

 Analisa SWOT merupakan suatu tehnik cara sistematis dalam mengindentifikasi faktior-faktor dan merencanakan strategi yang paling cocok dalam membangun suatu usaha atau bisnis. Dalam hal ini tujuannya adalah untuk memaksimumkan kekuatan dan peluang dalam suatu perusaahan yang dimiliki dan meminimalkan kelemahan dan ancaman ada dalam suatu usaha. 

Analisa SWOT juga merupakan dapat didefinisikan sebagi suatu metode kegiatan menganalisis  dan perencanaan stategi yang digunakan untuk mengewaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis tesebut. 

 

 

Manfaat Analisis SWOT untuk Bisnis

Secara umum kita dapat memanfaat analisis SWOT sebagai untuk mengidentifikasi Strength, Weakness, Opportunity, Threat dalam sebuah bisnis atau usaha yang kita miliki. 

Ada beberapa kegunaan analisis metode SWOT secara lebih terperinci, sebagai berikut :

  1. Mengoptimalkan keunggulan (strength) sebuah bisnis atau usaha mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal.
  2. Mengatasi kelemahan (weaknes) yang mengrangi keuntungan bisnis dan usaha.
  3. Mengidentifikasi peluang (oppertunities) yang dapat meningkatkan keuntungan bisnis dan usaha.
  4. Mengantisipasi dan mencegah terjadinya kerugian atau kendala bisnis dan usaha yang disebabkan oleh ancaman (threats). 

 Analisa SWOT

 Analisis SWOT merupakan kegiatan menganalisis atas situasi usaha dan bisnis Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats. Akan dijelaskan pengertian dari masing-masing istilah yang ada pada SWOT, sebagai berikut:

- Strenght (Kekuatan) 

=  Adalah sumber daya, keterampilan, atau keunggulan-keunggulan lain yang relatif tidak dimiliki oleh yang lain ataupun pesaing dan kebutuhan pasar yang semakin meningkat ingin dilayani oleh perusahaan maupun organisasi.  

- Weaknesses (Kelemahan)

=  Adalah keterbatasan atau kekurangan dalam sumberdaya, keterampilan, dan kapabilitas yang menghambat kinerja.

- Opportunities(Peluang)

=  Adalah situasi penting yang menguntungkan dari lingkungan diluar maupun eksternal bisnis ataupun usaha.

 - Threats (Ancaman)

=  Adalah situasi penting yang tidak menguntungkan dari lingkungan luar maupun eksternal usaha ataupun bisnis. 

 

Analisis Matriks Strengths-Weaknesses-Opportunities-Threats (SWOT)

Pada analisis SWOT merupakan tehnik atau stategi matching tool yang penting untuk membantu para pebisnis atau organisasi usaha dalam mengembangkan suatu usaha ataupun bisnis tersebut.

Terdapat empat tipe strategi yang dimaksud diantaranya adalah :

  1. Strategi SO (Strength-Opportunity)
  2. Strategi WO (Weakness-Opportunity)
  3. Strategi ST (Strength-Threat)
  4. Strategi WT (Weakness-Threat)

Matriks SWOT memerlukan key success factors. Pada matriks ini, akan menentukan key success factors untuk lingkungan eksternal dan internal merupakan bagian yang sulit sehingga dibutuhkan penilaian yang baik. Untuk dapat memahami keempat strategi diatas, berikut akan kita bahas, diantanya :

-  Strategi SO (Strength-Opportunity)

 = Strategi ini menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk meraih peluang-peluang yang ada di luar perusahaan.

 - Strategi WO (Weakness-Opportunity)

 = Strategi ini bertujuan untuk memperkecil kelemahan-kelemahan internal perusahaan dengan memanfaatkan peluang-peluang eksternal.

-  Strategi ST (Strength-Threat)

=  Melalui strategi ini perusahaan berusaha untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternal. 

- Strategi WT (Weakness-Threat)

=  Strategi ini merupakan taktik untuk bertahan dengan cara mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman. 


Analisis SWOT pada Bisnis ataupun Usaha

Jika saya mebuka suatu usaha dan yang akan saya rancang usaha tersebut berdasarkan analisis SWOT. saya akan membuka usaha kekinian yaitu dalam jenis minuman yang bernama Thai tea dan Green tea. jadi konsepnya nanti kita buka di lapak dengan memanfaatkan jejaring sosial media dalam mempromosikan usaha saya ini. 

Berikut ini saya akan menganalisis usaha saya dengan menggunakan Analisis SWOT beserta Matriks SWOT. 

 - Strength (Kekuatan)

  1. Harga dalam penjualan Thai tea dan Grean Tea sangat tejangkau di kalangan muda.
  2. Minumannya dengan model yang kekinian dalam bentuk gelasnya.
  3. Minuman yang saya dilihat di media sosial, karena kita mempromosikan di sosmed, seperti Instagram, Facebook dan lainnya.
  4. Minuman saya dapat di pesan di Go-Food, Grab-Food maupun Shopee-Food karena kita berkerja sama dengan perusahaan tersebut dalam memesan dan mempromosikan.

- Weakness (Kelemahan)

  1. Jika terjadi mati listrik, maka akan mengakibatkan keterhambatan dalam pembuat maupun operasional dalam pemesanan.
  2. Terdapat biaya dalam tambahan dalam mempromosikan di media sosial.
  3. Jika terjadi banyaknya yang pesan secara langsung maupun online, suka terjadi kelambatan karena yang pesan melalui dua cara.

 - Oppertunities (Peluang)

  1. Dengan memanfaatkan media sosial, dapat meningkatkan penjualan di media sosal.
  2. Dengam memanfaatkan media sosial, dapat bersaing dengan restoran mahal.

- Threats (Ancaman)

    1. Ancaman banyak persaingan sama menjual minuman dengan harga terjangkau.
    2. Pelanggan kelamaan menunggu karena kurangngnya tenanga saat melayani.

 

Analisis Matriks SWOT :

- Stategi SO (Strength-Opportunity)

  1. Dengan memanfaatkan media sosial, dapat membantu mempromosikan dan menjual minuman sehingga dapat mengurangi beban tenangan karyawan.
  2.  Berkerja sama dengan perusahaan penjualan online dalam mempromosikan jualannya.

Strategi WO (Weakness-Opportunity)

    1. Menyiapkan aki atau genset saat terjadi mati listrik.
    2. Menyiapkan alat tambahan dalam mengurangi pemesananya yang banyak. 

Strategi ST (Strength-Threat)

  1. Melakukan evaluasi stategi diskon dengan penjual minuman lainnya.
  2. Melakukan perbandingan harga dalam penjualan dengan penjual lainnya. 

Strategi WT (Weakness-Threat)

    1. Menyediakan mainan game, agar pembelinya tidak bosan dalam menunggu.
    2. Menyediakan Wifi, agar pembelinya dapat memanfaatkan pelayanan yg kita miliki dan agar tidak bosan dalam menunggu pesanannya. 

Itu saja yang bisa saya sampaikan dalam pemaparan saya, semoga bermanfaat dan berguna bagi saya maupun yang membaca dalam membukan usaha. Terima kasih atas perhatiannya.

Wassallamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 

 

Senin, 01 November 2021

Gerakan Satu Juta Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM

Laporan Kegiatan Grand Launching PPUMI & Gerakan Satu Juta Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM



I. Pendahulu 

 UMKM merupakan kepanjangan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. UMKM adalah sebuah program pemerintah yang isinya mengenai  usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kretia usaha mikro. Pada dasarnya di era digital ini banyak wirasausaha dalam memanfaatkan digital sebagai sarana dalam berusaha. Seabagai kaum milenial kita harus mencoba dalam berbisnis memanfaatkan tehnologi dalam pempermudah kegiatan UMKM yang di berikan pada perusahaan-perusahaan dalam meningkatkan ekonomi Indonesia pada zaman sekarang ini. 

 Pada kesempatan ini saya akan merangkum kegiatan grand launching PPUMI & gerakan satu juta sefitifikasi halal gratis bagi UMKM. Pada acara ini merupakan kegiatan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di era digitalisasi dan dibawakan oleh pemateri dari oarang terpentih di perusahaan-perusahaan tersebut. 

II. Kegiatan Sesi I (Pelatihan)

Jaringan dan Pemasaran Digital 

Di era digitalisasi ini dimana masyarakat hampir semua kalangan menggunakan hanphone dan ini sangat bermanfaat bagi UMKM dalam mengembangkan usaha dengan media pemasaran di digital marketing. Salah satu manfaat menggunakan digital marketing adalah dapat dapat mengetahui yang melihat dan dapat mengatur iklan tersebut pada target yang ingin ditentukan. Bisa dapat memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, Web dan lain-lainnya.

Alur dari pemasaran digital, diantaranya : 
  1. Perencanaan (branding)
  2. Menarik Customer (penjajakan)
  3. Menyakinkan Customer (pertimbangan)
  4. Keputusan Customer (pembelian)
  5. Rekomendasi Customer (promosi mulut ke mulut)

Tahap Penjajakan : perkenalkan indentitas brand produk kita
  • jangkau sebanyak-banyaknya orang
  • cantumkan indentitas produk
  • buat konten yang menarik dan unik
  • publikasikan di media digital
Tahap Pertimbangan : meyakinkan pembelian memilik produk kita 
  • video/tulisan review produk
  • simulasi perbandingan harga
  • podcast atau webinar
Tahap Keputusan  : pembeli untuk melakukan transaksi sekarang juga
  • berikan program diskon/promo
  • pastikan produk mudah untuk dibeli
  • publikasikan program di lebih dari channel
  • bangun kepercayaan customer dengan interaksi 
Rekomendasi Customer :
  • customer yang akan puas dengan produk kita dan akan meningkatkan kepercayaan
  • memungkinkan terjadinya reapet order akan menjadi pelanggan loyal
  • promosi dari pelanggan ke calon pelanggan lainnya dan dapat terjadi karena experience atau belanja mereka memuaskan
Darma Simorangkir (08.45)

III. Sesi II (Diskusi)

Kebijakan Terkait UMKM dan Implementasinya

Yang terjadi pada keterkaitan UMKM dapat memastikan 40% pengadaan dan barang jasa pemerintah pusat dan daerah  untuk menyerap produk-produk koperasi dan UMKM. Pembelanjaan pemerintah dan BUMN di tengah pandemi menjadi sangat penting, ketika daya beli masyarakat rendah. Ekonomi Indonesia di gerakan sebelum pandemi 50% konsumpsi rumah tangga. pemerintahan UMKM melakukan kebijakan 40% dalam mengadakan barang dan jasa. 30% instruktur publik bagi UMKM menjadi pelabuhan, bandara, terminal dn lainnya. Dalam mengembangkan produksi UMKM kedepannya akan membangun produk-produk yang berbasis kreatifitas, inovasi, tehnologi. ingin menjadikan UMKM menjadi rantai industri nasional. Ingin mengembangkan koperasi al-itifak menjadi opteker produk prodduk pertanian.

Teten Masduki (16.10)

IV. Penutup

Di era digitalis peran digital sangat membantu UMKM dalam memanfaatkan tehnologi dengan melakukan pemasaran modal produk. hal ini dapat dimanfaatkan para UMKM dalam melakukan digital marketing dengan media sosial Facebook, Instagram, Web dan ini merupakan hal yang simple dalam menjalan pemasaran dengan baik dan efektif di masa era digitalis. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah menyerap produk koperasi dan UMKM dalam mengangkat ekonomi Indonesia di masa pandemi.  UMKM kedepannya juga akan membangun produk-produk yang berbasis kreatifitas, inovasi, tehnologi. ingin menjadikan UMKM menjadi rantai industri nasional.

Sebagai berikut pemaparan hasil rangkuman yang saya lakukan melalui webinar gerakan satu juta serfitikasi halal gratis bagi UMKM. 



Minggu, 31 Oktober 2021

tugas psi gender

Ridho Ari I

Tugas Psi Gender 6

 

perubahan iklan masa lalu dan masa kini perubahan pandangan gender equality :

Iklan masa lalu


Iklan masa kini


perubahan pandangan gender yang terjadi :

- Pada gambar iklan masa lalu perempuan itu digambarkan  lembut, berpakaian sopan, rapih, rambutnya rapih.

- pada iklan dulu kita dapat memandang bahwa iklan dulu itu memandang ringan dapak negatif, terlihat sopan dan rapih menjadikan tayangan di media terasa baik dipandang semua kalangan.


- Pada  gambar iklan masa kini perempuan itu digambarkan lebih cantik karena di make up lebih dulu, kelihatan lebih seksi, badannya seger dan terlihat lebih putih, terlihat lebih stylenya lebih gaul dan muda.

- pada iklan kini kita dapat memandang bahwa iklan kini itu terlihat lebih menarik karena perempuannya lebih modeling, dan gayanya dalam lebih menarik, dampak tayangan kini lebih disukai kalangan semua kalangan.

Senin, 18 Oktober 2021

kuliah kewirausahaan pemuda

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, salam kenal semua, Halo!!

Perkenalkan nama saya Ridho Ari Indiarto mahasiswa fakultas Psikologi. Pada kesempatakan ini saya akan memaparkan tugas kuliah kewirausahaan pemuda.

 


 


Modal utama dalam berwirausaha :
1. Mindset & Atitude
2. Skill
3. Knowledge

- Pada dasarnya yang sering terjadi pada anak muda banyak memiliki ide, dia berani mencoba mengexplore idenya kemampuannya yang dia dapatkan dari sekelilingnya maupun dari pelamannya. ini merupakan modal usaha pertama dalam berwirausaha. 



Pak Dihin mengatakan bahwa Mindset adalah keadaan pikiran atau sikap, yang sering tidak disadari. Saat kita sedang duduk maka suka terbayang-bayang inspirasi dan itu yang termasuk dalam katagori mindset. Mindset akan keluar saat pikiran kita yang terbuka seperti keterbukaannya ide-ide yang cermelang dan ini merupakan modal dalam berwirausaha. 

-  Dalam hal ini pak Dihin mengkutip bahwa kewirausaha merupakan suatu kemampuan untuk menciptakan suatu yang baru dan berbeda (Peter F. Drucker)

- Wirausaha muda memiliki karakter dan sifat keberanian, keutamaan, keteladanan dalam mengambil suatu resiko yang didapatkan yang bersumber paada kemampuan sendirim, mampu mengelola sumberdaya disekitarnya secara kreatif untuk menciptakan nilai tambahan bagi dirinya dan masyarakat secara berkelanjutan. ini merupakan pembuktian bahwa wirausaha muda itu memiliki banyak kemampuan dalam hal fisik maupun pikiran, sebagai anak muda mulailah dengan hal yang berani dalam mencoba. 

 - Pak Dihin mengatakan bahwa Mindset entreprenuer yang mendorong adanya sikap kewirausahaan, sekaligus menjadikan dirinya dirinya untuk menantang, yaitu :

  1. Pikiran displin dan pikiran untuk selalu komitmen.
  2. Pikiran positif, optimis dan punya visi yang besar.
  3. Pikiran untuk selalu mau belajar dan bergerak.
  4. Pikiran punya rasa tanggung jawab dan berani mengambil resiko.
  5. Pikiran untuk selalu rendah hati, sopan dan apresiatif.
  6. Pikiran yang selalu merasakan bisa bekerja sama dengan tim. 

 


Mengkutip dari pak Dihin cara menumbuhkan jiwa kewirausahaan (memotivasi diri untuk berkarya) :

  1. Kenali potensi diri/skill, hobi dan minat.
  2. Kenali lingkungan bisnis.
  3. Bangun jaringan silaturahmi yang selalu terjaga.
  4. Niat, jujur, disiplin dan komitmen dalam bersikap.
  5. Selalu optimis ketika membuat rencana dalam berbisnis.
  6. Menyukai tantangan (berani ambil resiko/bukan nekad)
  7. Kemamuan untuk terus selalu belajar. 

 Dalam hal ini ada beberapa upaya yang harus dilakukan, seperti : 

  • Pemilihan topik bisnis dan specific target market yang sangat kuat terkait dengan noble purpose (alasan yang kuat ingin menjadi pengusaha)
  • Meliki passion (gairah/kesenangan)
  • Tim yang handal / kolaborasi yang serasi.
  • Potensi mitra yang akan dipilih. 
  • Analisis pasar dan produk yang akan dipilih memiliki keunikan, langka dan tidak mudah ditiru dan mempunyai peluang besar untuk menjadi trend (optimis)
  •  Produk/jasa yang dibuat mempunyai ketepatan solusi atau kreatif dan innovasi (menciptakan hal-hal baru)
  • Memiliki fitul maupun business model yang berbeda dan kompetitif dengan pesaing yang ada.
  • Pola ATM yaitu Amati, Turi dan Modifikasi.  

 Ada beberapa produk yang beradaptasi dengan keadaan new normal, seperti :

  1. Melakukan yang lebih baik dari sebelumnya, seperti teknologi didalamnya, target pengguna, bentuk produk, hingga ide dasar.
  2. Amati perubahan dan identifikasi kebutuhan baru dengan melek digital.
  3. Manfaatkan marketplace yang ada dengan optimal.
  4. Jangan asal jualan.
  5. Bangun networking untuk pertemanan atau berpartner / berkolaborasi dengan baik, karena dasarnya kegiatan bisnis itu tidak bisa sendiri.

Ada tiga cara yang sederhana dalam membangun bisnis dengan cara Reseller, Dropshipper atau Franchise.

1. Reseller (sebagai mitra) : sistem reseller yaitu membeli suatu produk dari supplier atau distributor untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. 

2. Dropshipper : sistem dropshipper yaitu bekerjasama dengan seorang pemilik usaha untuk memasarkan produknya saja.

3. Franchise/waralaba : sistemnya adalah hak khusus yang memiliki oleh orang perseorang atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat mendimanfaatkan atau digunakan oleh pihan lain berdasarkan perjanjian waralaba. (permendag No. 71 Tahun 2019) 

 


 Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,Terima kasih!!

 

 

Selasa, 05 Oktober 2021

VISI dan MISI PRIBADI

VISI & MISI PRIBADI 


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Halo semua, Salam kenal!

 Perkenalkan teman-teman nama saya Ridho Ari Indiarto mahasiswa fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk.

 Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang visi dan misi pribadi saya. Sebelum saya akan menjelaskan mengenai visi dan misi pribadi yang saya akan paparkan. Saya akan menyebutkan point-pont penting yang saya paparkan di blog saya kepada kalian semua.

    Point-point penting dari "Visi dan Misi Pribadi", diantaranya :

I. Pengertian Visi dan Misi 

II. Pentingnya dalam menetapkan Visi dan Misi pada diri sendiri

III. Isi Visi dan Misi pribadi 

 Saya akan memaparkan point-point penting dari "Visi dan Misi Pribadi" dan memjelaskan secara detail point-point penting terkain visi dan misi pribadi saya. sebagai berikut.

   


I. Pengertian Visi dan Misi :

 Visi adalah sebuah gambaran mengenai cita-cita, dan tujuan di masa depan yang akan datang, merupakan suatu tulisan singkat, fokus, jelas dan sebuah gagasan tertulis mengenai tujuan utama.

 Misi adalah tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk mencapai visi tersebut. Selain itu, misi juga merupakan deskripsi atau tujuan dari sebuah gambaran mengenai cita-cita dan tujuan di masa sekarang yang sedang di jalani. 

 

 II. Pentingnya dalam menetapkan visi dan misi pada diri sendiri :

1). Dalam menetapkan visi dan misi pribadi, merupakan proses kita dalam menjalankan kehidupan kita ini menjadi lebih bermanfaat, terstruktur, terarah dan terencana dalam mencapai kehidupan yang indah di masa depan. 

2). Dalam menetapkan visi dan misi pribadi, kita dapat memotivasi dan mengajak diri kita sendiri untuk mencapai kehidupan yang ini dalam mencapai visi dan misi yang terlah kita susun rencakan dengan penuh keyakinan.

3). Dalam menetapkan visi dan misi pribadi merupakan cara dan strategi diri sendiri agar memudahkan kita untuk mencapai tujuan dan cita-cita sekarang ini dan yang akan kita gapai untuk masa depan kita.

4). Dalam menetapkan visi dan misi pribadi memudahkan kita untuk menentukan dan menata kehidupan yang baik untuk masa depan yang akan kita capai dengan keyakinan dan semangat yang tersusun dan terencana. 

 

 

III. Isi Visi dan Misi pribadi 

Visi : 

1). Menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah, berakhlak mulia dan taat dalam beribadah menjalankan perintah agama dan menjadi pribadi yang baik berguna untuk orang lain.

2). Menjadi pribadi yang kuat mental maupun psikis, tangguh dan pantang menyerah dalam melakukan dan menjalankan sesuatu.

3). Menjadi pribadi yang akan selalu mensyukuri atas semua nikmat yang diberikan Allah subhanna wa ta'ala dalam keadaan apapun.

4). Menjadi pribadi profesional, integritas, dan disiplin dalam menjalankan tugas maupun kegiatan. 

5). Menjadi pribadi yang selalu berusaha berbuat baik, suka menolong orang lain dan tegas pada suatu pendirian.

6). Menjadi pribadi yang bisa membanggakan kedua orang tua dan orang-orang yang kita sayangi. 

7). Meninggal dalam keadaan ketaatan, beriman dan khusnul khotimah di atas agama Allah.

Misi :  

1). Menjalankan ketaan dengan memegang teguh keimanan dalam pribadi sendiri, menjalankan shalat lima waktu, mengajadi, berpuasa ramadhan, bersedakah dan menjalankan menuaikan sunnah yang diajarkan nabi Muhammad Shallahu'alaihi wasallam dan ibadah yang lainnya.

2). Mampu dalam mencapai visi yang telah ditetapkan.

3). Menjadi anak yang nurut dan patuh atas perintah dan nasihat yang diberikan oleh orang tua.

4). Memaksimalkan dan mengoptimalkan dengan sungguh-sungguh dalam belajar dengan giat dalam mengejarkan tugas yang diberikan kepada saya.

5). Mengoptimalkan dan mempertahankan prestasi akademik maupun non-akademik. 

6). Menerapkan gaya hidup sehat dengan menerapkan makan dan minuman yang bergizi dan rutin dalam berolahraga.

7). Mengembangkan diri dengan menumbuhkan rasa kepercayaan diri dan berlatih mengembangkan bakat yang kita miliki dan kita inginkan.

8). Melakukan kegiatan peran dalam membantu orang lain dalam kegiatan sosial. 

 


  

DIGITAL MARKETING

  Asslamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, halo semua, salam kenal!     Pada kesempatan ini aku akan menyampaikan sebuah artikel yang...